Tuesday, August 3, 2010

Hitungan untuk bekal akhirat... 10-10 = 100

Apa yang terjadi ketika anda makan terlalu sering dan banyak tetapi tidak ada yang keluar? Atau dalam 2-3 hari anda tidak dapat (maaf) buang air besar? Perut akan menjadi sakit bukan?
Ya. Karena memang sistem pencernaan manusia menuntut untuk terjadinya siklus yang teratur dalam mengolah makanan menjadi zat yang berguna sehingga tubuh memiliki energi.


Allah ingin kita belajar dari apa yang telah DIA rancang sedemikian rupa terhadap sistem pencernaan manusia tersebut. Apapun yang masuk kedalam tubuh, sebagian pasti dikeluarkan agar tidak menjadi penyakit. Coba kita tengok bersama, berapa banyak orang mengerang kesakitan ketika mereka tidak bisa buang air besar? Dan berapa biaya yang harus ditelan untuk mengobatinya?

Ini menjadi pelajaran bahwa apapun yang kita miliki saat ini, sudah seharusnya kita mengeluarkannya sebagian agar tidak menjadi penyakit. Anda boleh mencari uang sebanyak-banyaknya, tapi sedekahkan sebagian agar penyakit tamak tidak menghinggapi. Anda boleh menjadi orang yang punya banyak ilmu, tapi ajarkan agar tidak menderita penyakit sombong.

Allah telah menerangkan dengan gamblang dalam Al-Qur'an Surat : 6, Ayat : 160, dimana Allah menjanjikan balasan 10 x lipat bagi mereka yang mau berbuat baik. Bahkan di dalam Al-Qur'an Surat : 2, Ayat : 261, Allah menjanjikan balasan sampai 700 x lipat.
Menurut ustad muda Yusuf Mansyur, dalam matematika sedekahnya beliau menjelaskan
10 - 1 = 9 ... ini ilmu matematika yang biasa kita terima di sekolah dulu.

Tetapi ilmu Matematika Sedekah adalah sebagai berikut:
10 - 1 = 19 ... ini menggunakan dasar, bahwa Allah membalas 10 x lipat pemberian kita.
Sehingga kalau dilanjutkan, maka akan ketemu ilustrasi seperti berikut ini:
10 - 2 = 28
10 - 3 = 37
10 - 4 = 46
10 - 5 = 55
10 - 6 = 64
10 - 7 = 73
10 - 8 = 82
10 - 9 = 91
10 - 10 = 100

Sungguh menarik bukan? Lihatlah hasil akhirnya. Kita tinggal mengalikan dengan angka 10, berapa pun yang kita sedekahkan atau kita berikan dengan ikhlas kepada orang lain yang membutuhkan bantuan kita. Itu kalau kita memakai acuan balasan dari Allah yang minimal saja, yaitu 10 x lipat, bayangkan jika acuan balasannya 700 x lipat ??? WOW…!!!

Saudara, sudah jelas bahwa sedekah membuat anda menjadi lebih berkecukupan dari apa yang anda miliki saat ini. Jika anda berpikir akan menjadi kekurangan ketika akan bersedekah, coba pikirkan lagi sifat manusia yang tidak pernah merasa puas atas apa yang sudah dicapainya. Jadi, SALAH TOTAL jika anda menunda bersedekah dengan alasan menunggu memiliki uang banyak atau menunggu siap.

Jika toh memang anda benar-benar tidak memiliki uang, sedekah pun dapat berbentuk ilmu. Namun ironisnya banyak orang takut untuk mengajarkan apa yang telah mereka miliki dan bahkan sering juga ada seorang guru yang mereka hanya memberikan ilmunya sebagian dengan alasan agar tidak dikalahkan muridnya. Saya punya sebuah analogi. Misalnya, dalam sebuah perlombaan memasak nasi goreng, 2 peserta diberi resep yang sama, bahan yang sama, dan peralatan yang sama. Tapi apakah hasil yang dikeluarkan sama jika pesertanya Farah Quinn melawan muridnya? Tentu berbeda bukan rasanya?

Yah.. betul sekali, tiap orang memiliki ciri khas, pembawaan yang berbeda dalam menyajikan sesuatu yang dimilikinya. Lalu kenapa kita harus takut untuk berbagi semua ilmu yang kita miliki..? bahkan jika orang yang kita ajari menjadi yang terbaik nantinya atau bisa dikatakan mengalahkan kita, sudah pasti nama kita juga akan ikut terangkat sekalipun kita tidak pernah memintanya, karena Allah Maha Adil, Allah Maha Tahu tentang segala yang dilakukan umatnya..asal semua dilakukan dengan penuh keikhlasan..

Allah memberikan begitu banyak jalan untuk membuat kita menjadi lebih kaya secara lahir dan batin dengan sedekah, tinggal bagaimana kita melakukannya. Jika anda masih beralasan tidak punya uang, tidak cukup punya ilmu, atau apalah itu. Saya sarankan anda menjadi penulis buku “Bagaimana membuat 1001 alasan yang bisa diterima orang”. Pasti laris manis karena banyak orang yang suka mencari-cari alasan, lalu royaltinya anda sedekahkan. Allah begitu cerdas bukan memberikan banyak jalan kepada umatnya? Sadari itu saudara…

Jadi… Bersedekahlah dengan ikhlas mulai saat ini..
Marhabaan yaa Ramadhan…

0 komentar:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More