Suatu hari ada seseorang yang bertanya kepada saya, “Apa pentingnya kreatif? Apakah perlu kreatif? Kalo kita ngomong sama tukang becak tentang kreatif, apa gunanya bagi mereka? Toh mereka bisa cari uang tanpa kreatif.. masih banyak kebutuhan sehari-hari untuk dipenuhi daripada kebutuhan untuk berpikir kreatif.. kok sebegitu pentingnya sampe ada sekolah kreatif.. paradigma seperti itu apa tidak malah membebani orang tua yang berusaha membuat anaknya kreatif sehingga mengorbankan biaya untuk makan?
BLARRR…!!!
saya hanya menanggapinya dengan senyum.
Buat saya, KURANG KREATIF ITU BAIK.. TAPI KREATIF, JAUH LEBIH BAIK.
Memang, ga perlu kreatif kok untuk sukses biasa.. tapi kalau anda mau sukses besar ya kreatiflah..
Kreatif tidak selalu dikaitkan dengan penciptaan sesuatu yang benar-benar baru, tapi lebih kepada bagaimana kita melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Disini saya akan berbicara tentang kreatif dalam mengolah pikiran anda untuk mencapai kebahagiaan tanpa batas baik jasmani maupun rohani, insyaallah.
Coba anda lihat gambar dibawah ini
Bagaimana anda melihat gambar di atas?
Konon, ada yang mengatakan bahwa orang optimis melihat gelas itu setengah isi, dan orang pesimis melihat gelas itu setengah kosong. Lalu, mana yang lebih baik? Melihat gelas itu setengah isi atau setengah kosong?
Menurut saya, yang lebih baik adalah orang yang melihat gelas setengah isi dan bersyukur gelas tersebut masih dapat terisi setengahnya, dan orang yang melihat gelas setengah kosong dan ingin mengisi kekosongan tersebut hingga gelas tersebut menjadi penuh.
Dulu saya seringkali dianggap pesimis karena selalu melihat setengah kosong, padahal saya gag gitu-gitu juga. Yawdah, akhirnya saya ubah aja sedikit (modifikasi).. memang setengah kosong tapi saya punya keinginan untuk mengisi sisa ruang yang kosong supaya penuh air. Ujung-ujungnya kan tetep optimis (pantang menyerah), betul tidak?
Itulah yang saya maksud dengan kreatif. Ga perlu yang muluk-muluk kok. Ga harus punya karya yang hebat, penemuan mutakhir, dsb. Mulailah dari mengolah hal-hal sederhana di sekitar anda yang tujuannya membuat anda lebih positif dan optimis, syukur-syukur melahirkan karya besar.
Saya tunjukkan lagi bukti bahwa sedikit saja kreativitas mampu mengubah kinerja pikiran dan tubuh anda. Orang pesimis mengatakan OPPORTUNITY IS NO WHERE – tidak ada peluang di mana pun. Sedang orang yang optimis selalu mengatakan OPPORTUNITY IS NOW HERE, peluang itu saat ini ada di sini. No where (tidak ada di mana pun) dan now here (sekarang ada di sini), jumlah dan urutan hurufnya sama persis. Hanya saja letak huruf “w” yang menyatu dengan kata yang di depan atau yang menyatu dengan kata yang di belakanglah yang membedakan artinya.
Itu jelas berarti bahwa sudut pandang seseorang lah yang memastikan bahwa peluang, atau kesempatan, itu tidak ada di mana-mana, atau memang ada di sini. Toh bentuk peluangnya sama, tempat dan situasi yang dihadapi juga sama – hanya yang cukup jeli dan punya pengharapan (= optimis) dapat mengenalinya sebagai peluang yang harus ditangkap dan digarap, sedang yang lain tidak melihatnya sama sekali.
Contoh lagi, anda pernah melihat Film “Mission Impossible”?. Judulnya yang begitu mendramatisir seakan-akan misi yang dilakukan Tom Cruise tidak bisa diselesaikan. Dan itu pun kadang mendera banyak orang sekarang ketika menghadapi persoalan yang sulit dipecahkan, “wah, impossible ini. ga mungkin target 100 customer sebulan”. Padahal kalau mau sedikit mengutak-atik judul film tersebut, akan memberikan energi yang sangat besar lo terhadap pikiran dan diri anda. Coba lihat perbedaannya “Mission I’m Possible”. Dari misi yang tidak mungkin menjadi misi yang mungkin dipecahkan. Sederhana kan dengan hanya menambahi tanda petik dan memisah huruf M dan P.
Saya tekankan bahwa untuk sukses biasa anda tidak butuh kreatif, tapi kalau mau sukses besar, kreatiflah, minimal seperti yang saya lakukan. Sederhana kan ? Karena sukses besar dimiliki oleh orang-orang yang terus berpikir optimis tanpa sedikitpun pernah pesimis. Sedangkan yang sukses biasa polanya adalah optimis-pesimis-optimis-pesimis.
Terakhir dari saya, sebuah rumah selalu memiliki pintu. Berarti bisa dikatakan dimanapun ada pintu, curigailah disana pasti ada rumah walaupun bentuknya belum muncul. Bukankah anda sering melihat seseorang masuk ke dalam gua lalu dia menemukan kerajaan walau sekalipun dia tidak pernah berpikir menemukan sebelumnya? Dan mulai sekarang yakinilah anda bisa mendapatkan rumah setiap kali anda memasuki pintu kantor anda, pintu sekolah, pintu gerbang, pintu gua, dan pintu manapun yang anda tuju saat ini.
Silahkan memilih, mau kreatif atau TIDAK...
SUKSES SELALU UNTUK ANDA..






0 komentar:
Post a Comment