Thursday, May 31, 2012

Surabaya Urban Culture Festival

Minggu lalu 27 Mei 2012, Surabaya punya gawe besar. Jl. Tunjungan di tutup total untuk pergelaran SUCF (Surabaya Urban Culture Festival). Tujuan acara ini katanya untuk mengingatkan dan mengembalikan memori masyarakat Surabaya ke masa-masa perjuangan dulu. Acara disana beragam, mulai dari festival makanan asli suroboyo kayak lontong balap, lontong kupang, rujak cingur, semanggi, dll..

Juga ada kesenian ludruk, karawitan, gamelan, parikan, wes pokoke akeh lan suroboyo banget..

Nah, mengusung misi yang sama untuk mengingatkan masyarakat akan kesenian dan budaya asli Surabaya.. DUNIA INTUISI ikut nimbrung disana untuk sedikit memberikan surprise dan sosialisasi juga tentang dolanan.

Ada cerita yang menarik disana. Awalnya tim kita meminta ijin kepada panitia acara SUCF untuk perform sebentar disekitaran panggung di depan Hotel Majapahit, tapi ternyata ga diijinin dengan alasan rundown sudah padat dan tempat sudah full.. takutnya bikin crowded, lah wong ini emang acara untuk ngeramein Surabaya kok ga boleh crowded..

Bukan DUNIA INTUISI kalo nyerah gitu aja.. si Captain, Chika Chiko gerilya dan keliling nyari stand yang sekiranya mau diajak kerjasama untuk bikin show dolanan dan flashmob. Akhirnya ketemulah kita dengan stan STKW (Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta) dan kita malah dapet sambutan baik dari dosen+pengurus kampusnya.. kita bebas melakukan apa aja untuk ngeramein stannya.. kebetulannya juga memang di DUNIA INTUISI ada kelas teater.. pokoke klop lah

Ga pake lama, langsung dah kita beraksi diawali dengan show pantomim dari Trouble Agent kita, Heru Prasetyo, yang kemudian langsung dilanjut dengan sosialisasi dolanan klasik Suroboyo..

Lucunya adalah, di tengah-tengah kita flashmob sebenernya ada komunitas lain yang bikin flashmob di seberang.. tapi ternyata di tempat kita lebih rame.. karena mungkin lebih menarik kali yaaa :D

wes ga usah kakean cangkem, langsung ae yo cak ning didelok dewe nang ngisor iki gambar-gambare..

Selamat Ulang Tahun Suroboyoku.. tetep jancok.. tetep akur seduluran rek :)

Banyak yang minta foto sama Trouble Agent ;)

Agents

Tua Muda tertarik

Ayo njogeeet

Engkle Portable karya Original DUNIA INTUISI

Semua pada pengen nyobain :)

Nari tradisional ojok dilalekno rek

The Trouble Agent


Read more »

Saturday, May 26, 2012

Belajar arti syukur dari adek-adek LUAR BIASA

Sejatinya, mereka yang selama ini dianggap banyak orang sebagai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), buat kami (Dunia Intuisi) mereka adalah Anak Berkemampuan Khusus.. mereka mampu melakukan sesuatu sama seperti yang kita lakukan dengan keterbatasan yg dimiliki, it's not disability but Difference Ability.. Terima kasih buat adek-adek luar biasa SDN Klampis I yang sudah mengajari kami tentang arti semangat belajar dan pantang menyerah :)

bekelan bareng ABK SDN Klampis I

cublek cublek suweng

latihan motorik halus+keseimbangan bareng 
ABK SDN Klampis I by Dunia Intuisi 

Dunia Intuisi berbagi keceriaan bersama mereka yang seringkali "dianggap" 
memiliki keterbatasan di permainan kotak pos


LIPUTAN DARI ANTARA
SURABAYA, 26/5 - PERMAINAN TRADISIONAL. Seorang siswi bermain permainan tradisional engkle di salah satu Sekolah Dasar (SD) Surabaya, Jatim, Sabtu (26/5). Kegiatan sosialisasi program pendidikan melalui permainan tradisional yang digelar Dunia Intuisi tersebut, untuk mengenalkan pada anak sejak dini dikarenakan berkembang pesatnya permainan modern sehingga menenggelamkan permainan tradisional. FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/Koz/mes/12

Read more »

Thursday, May 24, 2012

Terima Kasih dari kami untuk kalian :)

Awalnya kami melakukan Flashmob untuk bersenang-senang sekaligus memberikan pesan kepada masyarakat
Awalnya kami dianggap perusuh karena tiba-tiba menyelinap di berbagai kesempatan acara
Awalnya kami disebut komunitas GA PENTING
Awalnya kami melakukan Flashmob selalu dapat tanggapan "untuk apa sih?"
Awalnya melakukan sosialisasi dolanan klasik Indonesia, hanya beberapa pihak saja yang mendukung dan tak sedikit yang berkata, "penting ta?"

Kami tau yang kami lakukan ini adalah hal sepele dan kecil..
Kami melakukan ini karena kami memang ingin melakukannya..
Dan jika saat ini banyak pihak atau komunitas yang melakukan kegiatan flashmob atau dolanan klasik di Surabaya khususnya.. kami hanya bisa tersenyum saja..


Terima kasih buat yang sudah support..
Terima kasih yang sudah meniru, karena kalian telah mengingatkan kami untuk tidak boleh lengah dan terus kreatif..
Terima kasih juga buat yang sampai sekarang masih terus sinis kepada kami.. itu bisa jadi motivasi tersendiri dan pelecut paling DAHSYAT bagi kami untuk membuktikan bahwa ini akan menjadi sesuatu yang besar nantinya..

Kami hanya berusaha melakukan ini secara konsisten dan terus belajar untuk memperbaiki setiap kesalahan yang ada...


Terima kasih dari kami untuk kalian.. :)
Read more »

Saturday, May 5, 2012

Liputan Media untuk Dunia Intuisi

Klik link sumbernya untuk berita selengkapnya...




 LIPUTAN 6
Liputan6.com, Surabaya: Seni jalanan kini semakin berkembang di tengah persaingan dengan seni modern. Namun, sangat sulit menemukan tempat atau wadah yang bisa menampung para seniman berbakat itu. Karena itulah muncul sebuah komunitas yang menamakan dirinya, Komunitas Dunia Intuisi
“Komunitas ini terbuka untuk siapa saja. Siapa pun boleh bergabung,” kata Chiko, ketua Komunitas Dunia Intuisi.(SHA)


Sejumlah remaja dan anak-anak memainkan permainan slebur, permainan tradisional Indonesia di Taman Prestasi, Surabaya, Minggu (04/22). Acara yang digagas Komunitas Dunia Intuisi ini untuk membangkitkan berbagai macam permainan tradisional yang mulai surut oleh perkembangan permainan berbasis teknologi. TEMPO/Fully Syafi


Surabaya - Kemajuan teknologi memang baik bagi perkembangan pengetahuan. Namun disadari atau tidak, permainan tekno seringkali mempengaruhi kebiasaan anak-anak cenderung individualis.
Komunitas Dunia Intuisi kembali mengajak anak-anak lebih mengenal permainan tradisional. Mainan anak seperti Dakon, Patil Lele, Benteng hingga Boy-boy-an dipraktikkan dan dimainkan di sekitaran Taman Prestasi Jalan Ketabang Kali Surabaya.
Menurut mereka, permainan tradisional memiliki banyak unsur didikan anak usia dini. Pendidikan non-formal seperti leadership, strategy, keberanian, yakin dan kesetiakawanan lebih gampang diajarkan melalui permainan-permainan tradisional.
"Permainan tekno itu cenderung membuat anak lebih individualis, tidak suka bersosialisasi," kata Chiko, Ketua Komunitas Dunia Intuisi di Taman Prestasi, Minggu (22/4/2012)

ANTARA
SURABAYA, 26/5 - PERMAINAN TRADISIONAL. Seorang siswi bermain permainan tradisional engkle di salah satu Sekolah Dasar (SD) Surabaya, Jatim, Sabtu (26/5). Kegiatan sosialisasi program pendidikan melalui permainan tradisional yang digelar Dunia Intuisi tersebut, untuk mengenalkan pada anak sejak dini dikarenakan berkembang pesatnya permainan modern sehingga menenggelamkan permainan tradisional. FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/Koz/mes/12


Sejumlah anggota komunitas Dunia Intuisi memainkan permainan tradisional Lompat tali di Taman Prestasi, Surabaya, Minggu (22/04/2012). Pesatnya permainan modern membuat anak-anak sekarang ini tidak banyak yang mengenal beragam permainan tradisional yang dulu diwariskan turun temurun. (Foto-foto: CentroOne.com/Suryanto)


suarasurabaya.net| “Kalau saat ini anak-anak banyak yang memainkan permainan modern, justru kami mengajak adik-adik untuk kembali mencoba permainan atau dolanan tradisional. Apapun bentuknya, karena itu membangkitkan kemandirian mereka”.

Oleh karena itu, permainan tradisional perlu diperkenalkan kembali kepada anak-anak dan generasi muda, agar dapat membangkitkan kemandirian dan jiwa sportif. “Sekaligus tubuh bugar karena harus bergerak dan berpikir,” ujar Chika

“Kami berharap permainan tradisional, apapun namanya juga dimainkan oleh anak-anak saat ini, agar mereka tidak hanya mengenali tetapi juga dapat mengambil manfaatnya,” tuntas Chika Chiko saat berbincang dengan suarausrabaya.net, Sabtu (5/5/2012).(tok)
Read more »

Thursday, May 3, 2012

Tanam pohon bareng Bonek

Tanggal 29 April lalu, DUNIA INTUISI bersama Bonek Garis Hijau beserta kurang lebih 10 komunitas di Surabaya melakukan aksi penanaman 100 pohon guna memberikan suasana baru di Stadion kebanggaan Persebaya "Gelora Bung Tomo" juga daerah benowo dan sekitarnya yang selama ini dikenal gersang dan kotor, karena memang di benowo ini adalah pusat pembuangan akhir.

Aksi ini dilakukan pukul 07.00 dan diawali dengan penanaman secara simbolis oleh beberapa ketua komunitas termasuk Captain DUNIA INTUISI, Chika Chiko lalu kemudian dilanjut oleh beberapa agent yang ikut menanam di jalanan sekitar stadion.

Seperti biasa, bukan agent DUNIA INTUISI kalo ga berani "gila".. ditengah-tengah acara penanaman pohon, semua agent melakukan FLASHMOB dengan mendadak membeku tak bergerak beberapa menit, ada juga yang mati terkapar di tengah jalan. Aksi ini selain untuk menarik perhatian komunitas yang lain, juga memberikan sebuah pesan bahwa jika daerah yang kotor dibiarkan terus menerus maka banyak hal yang akan merusak kesehatan dan bahkan bisa membuat kematian.

Secara keseluruhan, acara tanam pohon tersebut berlangsung lancar dan berkesan bagi pengunjung yang lain.. bahkan di akhir acara sebelum tim DUNIA INTUISI pulang, beberapa agent sempat sosialisasi lagi permainan "Patil Lele".. Aksi ini kemudian dilihat oleh beberapa orang disana dan akhirnya ada satu orang yang menyatakan gabung dengan kita saat itu juga.. Dia bilang, "komunitas ini GENDENG..!!"

Maju terus Persebaya, Maju terus BONEK.. sing tertib reek, ojok jotos-jotosan :)
Read more »

Tuesday, May 1, 2012

Pemanasan Stuntman Class

Ini dia latihan stuntman class Dunia Intuisi.. kita kasi video pemanasannya aja yaa..
Kalo mau tau lengkapnya.. langsung gabung aja :D



Lokasi Skate Park
Waktu Minggu 09.00
6 Agent
Read more »

Hormaaaaat GRAK....!!!

Flashmob ini dilakukan tanpa rencana setelah kita perform dan liputan untuk Kompas TV..
walau agent yang terlibat sedikit.. tapi lihat saja ekspresi dan reaksi satpam yang satu ini...


Lokasi  PTC Mall Surabaya
Waktu Rabu 11 April 15.00
7 Agent
Read more »